PENJAMINAN POLIS BELUM SIAP



ADIRA SIAP PISAH UNIT USAHA SYARIAH
PT Asuransi Adira Dinamika berencana memisahkan unit usaha syariah guna mengantisipasi Rancangan Undang-Undang Perasuransian yang mewajibkan unit usaha syariah melakukan spin off. Head Syariah Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) Bimo Kustoro menyatakan pihaknya siap mengikuti aturan pemerintah untuk melakukan spin off unit usaha syariah. Saat ini, Ianjutnya, pihaknya telah menyiapkan infrastruktur berupa sistem akuntansi dan underwriting. Dari segi permodalan, Bimo mengaku telah menyiapkan modal untuk memenuhi standar minimum modal pembentukan Asuransi Syariah sebesar Rp50 miliar. "Kami akan ikuti sesuai deadline pemerintah, atau beberapa bulan sebelum masa tenggat berakhir," ujarnya. Menurut Pasal 67 RUU Perasuransian, pemerintah memberikan tenggat waktu hingga 3 tahun sejak RUU disahkan menjadi undang-undang. Saat ini, proses pembahasan rancangan beleid tersebut berada dalam proses pengisian daftar isian masalah di masing-masing fraksi. (Bisnis Indonesia, 17)

PENJAMINAN POLIS BELUM SIAP
Lembaga Penjamin Simpanan menilai penjaminan polis asuransi baru bisa dilaksanakan dalam 3 tahun mendatang. Kepala Eksekutif LPS Mirza Adityaswara menyatakan pihaknya siap menjamin polis asuransi. Lembaga ini juga akan segera menyiapkan divisi khusus yang akan mengelola penjaminan asuransi. "Penjaminan polis untuk asuransi ditugaskan oleh UU. Jadi kami menunggu saja pembahasan RUU. Seandainya LPS yang ditunjuk, kita siap. Kurang lebih 3 tahun lagi," katanya. Mirza mengingatkan perlu ada aturan khusus untuk mengatur teknis penjaminan polis asuransi. Dalam hal ini, pilihannya dapat berupa pasal khusus pada RUU Perasuransian atau undang-undang tersendiri. Saat ini LPS hanya menjamin dana simpanan nasabah perbankan. Berdasarkan UU No. 7 tahun 2009, nilai simpanan nasabah sampai dengan Rp2 miliar dijamin oleh lembaga ini. (Bisnis Indonesia, 17)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...